top of page

Rahasia Sukses

Updated: Aug 19, 2023

Entah siapa yang mengarang kisah ini, namun kisah ini sungguh menginspirasi..

Alkisah seorang saudagar kaya raya di daerahnya. Tak ada seorangpun yang tahu apa rahasia sehingga saudagar tersebut bisa kaya raya. Segala cara dilakukan orang untuk mengetahui rahasia kekayaannya. Bahkan sang istri pun tak tahu apa rahasia kuat sukses suaminya, hingga akhir hidupnya. Saudagar kaya raya ini memiliki dua orang anak yang baik dan tampan. Saudagar ini sangat menyayangi anak-anaknya, apalagi sepeninggal istrinya, hanya anak-anaknya lah tempat ia berbagi pikiran. Merasa sudah sangat tua dan mulai sakit-sakitan, akhirnya saudagar ini memanggil kedua anaknya. Anak-anaknya merasa sedih ketika ayahnya menyampaikan pesan terakhir. "Anakku..tahukah kamu rahasia kesuksesan ku? Aku mau kalian akan sukses bahkan melebihi aku jika kalian melakukan rahasia ini." Anak-anaknya tertegun dan bertanya-tanya. Akhirnya saudagar tersebut pun berkata, bahwa ada tiga rahasia kesuksesannya, yaitu: "Bekerjalah tanpa terkena sengatan matahari, makanlah 500 mata ikan setiap hari, janganlah menagih hutang"


Belum sempat saudagar tersebut menjelaskan rahasia tersebut, ayahnya pun meninggal. Kedua anak saudagar tersebut merasa sangat kehilangan. Dan setelah masa berkabung lewat, mereka pun membagi rata seluruh harta peninggalan ayah mereka dan mengambil jalan masing-masing.

Waktu pun terus berlalu, kedua anak saudagar tersebut mengalami perubahan. Si sulung mengalami kebangkrutan, namun si bungsu justru semakin berkembang bahkan melebihi kekayaan dan kesuksesan ayah mereka. Si sulung penasaran dengan apa yang dialami si bungsu adiknya lalu ia pun menjumpai adiknya, katanya, "dik, mengapa engkau bisa lebih sukses dari ayah kita? Apakah engkau tidak menjalankan seperti pesan ayah?" Si bungsupun menjawab, "Aku menjalankan semua pesan terakhir ayah, Bang?" Si sulung pun penasaran, lalu mereka sama-sama saling menceritakan bagaimana mereka menjalankan pesan ayah mereka. Bekerjalah tanpa terkena sengatan matahari, aku melakukannya. Ku desain kendaraan ku untuk bekerja dan kesana kemari yang tidak terkena sinar matahari, sehingga aku pun tidak terkena sengatan matahari.

Makanlah 500 mata ikan setiap hari, akupun melakukannya. Setiap hari aku membeli berbagai macam ikan yang kusuka sebanyak 250 ekor (250 ekor ikan berarti 500 mata ikan), dan kuhabiskan meski aku kekenyangan setiap harinya. Janganlah menagih hutang, ini pun aku lakukan. Setiap ada yang berhutang padaku, semua tidak kutagih.

Si bungsu pun menjawab, "tentulah seluruh yang abang kerjakan itu tidak tepat", dan si sulung terheran-heran dengan jawaban adiknya." Si bungsu pun menjelaskan, "bekerjalah tanpa terkena sengatan matahari, berarti berangkatlah bekerja sebelum terbit matahari dan selesai sampai matahari terbenam. Ini menunjukkan bahwa kita harus menjadi pekerja keras. Makanlah 500 mata ikan setiap hari, bukankah kita bisa memakan ikan teri saja dan seluruh kebutuhan 500 mata ikan bisa terpenuhi? Hal ini menunjukkan bahwa kita harus hemat dan bijaksana dalam melakukan pengeluaran. Janganlah menagih hutang. Yah, tentu saja kita tidak boleh memberi orang lain untuk berhutang, jadi para pelangganku sudah tahu itu."

Si sulung pun tertegun mendengar penjelasan adiknya. Lalu si sulung tersadar, ternyata betapa ia tidak menghargai dan menjaga peninggalan ayahnya. Karena kebaikan adiknya, akhirnya si bungsu pun memberi modal kepada abangnya untuk memulai usaha yang baru, dan tentunya si sulung sudah mendapat pemahaman baru mengenai rahasia kesuksesan.


Semoga menginspirasi..


42 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page